Workshop Enzyme Linked Immunosobent Assay

 

Puslit Limnologi LIPI mengadakan worshop internal tentang pemanfaatan ELISA dalam berbagai aplikasi: studi kasus deteksi kolagen dalam ikan pada 18 Oktober 2018 yang dihadiri oleh peneliti dan teknisi.  Ahmad Musa Said, peneliti  Balai Riset Ikan Hias Kementrian Kelautan dan Perikanan menyampaikan materi tentang Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA).  Beliau menjelaskan  ELISA merupakan suatu teknik biokimia untuk mendeteksi kehadiran antibodi atau antigen dalam suatu sampel. Penggunaan ELISA melibatkan setidaknya satu antibodi dengan spesifikasi untuk antigen tertentu. Prinsip dasar metode ELISA adalah penggunaan enzim untuk mendeteksi ikatan antara antigen dengan antibodi. Enzim akan merubah substrat yang tidak berwarna (chromogen) menjadi produk yang berwarna, hal ini akan menunjukkan adanya ikatan antara antigen dan antibodi. Contoh aplikasi dalam akuakultur adalah untuk mendeteksi ada tidaknya racun dalam lobster atau ikan, untuk mendeteksi perbedaan kelamin pada ikan, sedangkan aplikasi dalam ekosistem perairan adalah untuk mendeteksi racun pada alga (microsystin), adanya pestisida, dan lain-lain.  Acara dilanjutkan dengan praktek menggunakan alat ELISA di laboratorium. (dini&nidejovi)