Penelitian Bioflok di laboratoritum UPT LAPD Maninjau

Tahapan penelitian yang akan dilakukan adalah: 19-24 April: penumbuhan bioflok, tanpa ikan bada 24-29 April: uji viabilitas ikan bada. Ikan bada yang digunakan adalah yang berukuran 1 inchi dengan kepadatan 30 ekor per wadah 60 L (~500 ekor/m3) 29 April-minggu pertama juli: pengamatan pertumbuhan ikan bada dan pembuatan SOP penelitian dan jadwal kegiatan. Pengambilan sampel air T0 u kualitas air, bakteri heterotrofik dan plankton. Analisis kualitas air (T0) untuk parameter N-NH4+, N-NO3, O-PO4 dan SS. Karena hasil analisis TAN menunjukkan nilai yang jauh lebih rendah (kisaran 0.07-0.11 mg/L) dibandingkan data tahun 2017 (kisaran 2 mg/L u air komposit) yang digunakan sebagai dasar penyusunan rancob awal, maka dilakukan penyesuaian kembali rancangan percobaan. Penyesuaian dilakukan dengan mengurangi jumlah sumber air yang digunakan (dari 3 menjadi 2 sumber yaitu S Batang dan Maninjau) dan menamhbah perlakuan dengan meningkatkan kandungan N-NH4+ menjadi 2,02 mg/L dan 2,35 mg/L dengan penambahan urea untuk mendekati nilai rerata konsentrasi N-NH4+ kedua lokasi tahun 2017.